Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Stasiun Bojonegoro, Ribuan Penumpang Padati Stasiun

120 views ⏱ 2 menit
Stasiun Bojonegoro
Stasiun Bojonegoro

Stasiun Bojonegoro mengalami lonjakan penumpang yang signifikan dalam periode arus balik Lebaran 2026. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 23-24 Maret 2026, dengan ribuan penumpang kereta api memadati stasiun setiap harinya.

Data Penumpang Stasiun Bojonegoro

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Bojonegoro melayani 34 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya, terdiri dari 30 perjalanan reguler dan 4 perjalanan tambahan.

Pada Minggu, 22 Maret 2026, Stasiun Bojonegoro mencatat 3.378 penumpang yang dilayani dalam satu hari. Sementara pada 23 Maret 2026, tercatat 2.851 penumpang. Hingga 22 Maret 2026, secara kumulatif Stasiun Bojonegoro telah melayani 28.433 pelanggan, dengan rincian 9.963 penumpang berangkat dan 18.470 penumpang tiba.

Total proyeksi penumpang di Stasiun Bojonegoro untuk keseluruhan periode angkutan Lebaran mencapai 45.609 orang. Tanggal 24 Maret 2026 menjadi periode keberangkatan dengan penjualan tiket tertinggi dari Stasiun Bojonegoro, mencapai 932 tiket.

Persiapan Pemkab Bojonegoro

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menyambut arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:

  • Rest area gratis bagi pemudik yang dilengkapi layanan kesehatan, beroperasi dari H-7 hingga H+7 Lebaran di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Bojonegoro, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas.
  • Perbaikan jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan selama arus mudik dan balik.
  • Layanan kesehatan — Dinas Kesehatan Bojonegoro memastikan semua fasilitas kesehatan dan PSC 119 tetap beroperasi selama libur Lebaran.
  • Petugas jaga lintasan — Dinas Perhubungan Bojonegoro menyiagakan petugas di perlintasan kereta api untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas.

Kebijakan Nasional Pendukung

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebutkan tiga tanggal puncak arus balik secara nasional yaitu 24, 28, dan 29 Maret 2026. Untuk mengurai kepadatan, pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN pada 25-27 Maret 2026 dan mengimbau hal serupa bagi karyawan swasta.

Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk arus balik guna mendorong pemerataan waktu perjalanan.

Imbauan Keamanan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro mengimbau warga yang bepergian mudik untuk mengamankan rumah sebelum ditinggalkan, termasuk mencabut sambungan listrik dan mematikan peralatan gas, guna mencegah risiko kebakaran selama ditinggal.

Pemkab Bojonegoro berharap seluruh persiapan dan fasilitas yang telah disiapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.

Bagikan

Artikel Terkait

💬 Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!