Turun Terus, Harga Jagung di Bojonegoro Bikin Petani Kecewa

Hasan Kamal

Jagung kering digdaya sayuran

Harga jagung di Bojonegoro, Jawa Timur, lagi ngedrop parah, guys. Petani sampai kelimpungan karena harga jual jagungnya anjlok. Dulu bisa laku Rp5.000 per kilo, sekarang cuma dihargai Rp3.800-Rp4.000 per kilo. Ini mah namanya jatuh banget, ya nggak sih?

Penurunan harga jagung ini bikin petani pusing tujuh keliling. Soalnya, harga jagung itu salah satu sumber penghasilan utama mereka. Pas harga jagung anjlok, penghasilan mereka otomatis berkurang. Kan jadi susah buat memenuhi kebutuhan keluarga dan biaya operasional pertanian.

Harga Jagung di Bojonegoro Terus Menurun

Harga jagung

Harga jagung di Bojonegoro emang udah ngedrop sejak pertengahan Januari 2024. Awalnya, pas lagi musim panen raya, harga jagung masih lumayan bagus. Tapi, lama-lama harganya makin turun terus.

Penurunan Harga hingga Rp4.000/Kg, Harga jagung

  • Harga jagung di Bojonegoro saat ini Rp3.800-Rp4.000 per kilo.
  • Penurunan harga hingga Rp4.000 per kilo sejak pertengahan Januari 2024.

Produksi Jagung Cukup Bagus

Meskipun harga jagung anjlok, produksi jagung di Bojonegoro sebenarnya cukup bagus. Musim panen raya tahun ini hasil panennya melimpah. Tapi, karena harga jualnya rendah, petani jadi nggak semangat jual jagungnya.

Penurunan Harga Jelang Panen Raya

Penurunan harga jagung di Bojonegoro ini udah diprediksi sejak sebelum panen raya. Soalnya, setiap musim panen raya, harga jagung emang biasanya turun. Tapi, tahun ini penurunannya lebih parah dari biasanya.

Petani Kecewa dengan Penurunan Harga

Petani di Bojonegoro kecewa banget sama penurunan harga jagung ini. Soalnya, mereka udah capek-capek ngurusin tanaman jagung, tapi hasil jualnya malah anjlok. Penurunan harga ini bikin mereka rugi besar.

Baca Juga :   Calon Bupati Bojonegoro 2024: Siapa Saja yang Berpotensi?

Penyebab Penurunan Harga Jagung

Ada beberapa faktor yang diduga jadi penyebab penurunan harga jagung di Bojonegoro. Salah satunya adalah karena musim panen raya. Pas lagi panen raya, pasokan jagung di pasaran melimpah. Akibatnya, harga jagung jadi turun.

Selain itu, penurunan harga jagung juga diduga karena serangan hama. Hama jagung yang menyerang tanaman jagung bikin hasil panen berkurang. Akibatnya, pasokan jagung di pasaran juga berkurang. Tapi, karena permintaan jagung tetap sama, harga jagung jadi naik.

Dampak Penurunan Harga Jagung

Jagung kering digdaya sayuran

Penurunan harga jagung ini berdampak besar bagi petani. Penghasilan petani berkurang, biaya operasional pertanian jadi susah dipenuhi, dan kebutuhan keluarga juga jadi susah terpenuhi.

Selain itu, penurunan harga jagung juga bisa berdampak pada perekonomian daerah. Soalnya, jagung merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Bojonegoro. Penurunan harga jagung bisa bikin perekonomian daerah lesu.

Solusi Mengatasi Penurunan Harga Jagung

Untuk mengatasi penurunan harga jagung, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan meningkatkan permintaan jagung. Pemerintah bisa menggalakkan konsumsi jagung dalam negeri. Misalnya, dengan membuat program-program yang mendorong masyarakat untuk mengonsumsi jagung.

Selain itu, pemerintah juga bisa membantu petani untuk meningkatkan produktivitas jagung. Misalnya, dengan memberikan bantuan bibit unggul, pupuk, dan alat pertanian. Dengan begitu, petani bisa menghasilkan jagung lebih banyak dengan biaya yang lebih rendah.

Kesimpulan

Penurunan harga jagung di Bojonegoro jadi pukulan berat bagi petani. Pemerintah perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah ini. Salah satunya adalah dengan meningkatkan permintaan jagung dan membantu petani meningkatkan produktivitas jagung. Dengan begitu, harga jagung bisa stabil dan petani bisa mendapatkan penghasilan yang layak.

Tags

Share:

Informasi Terkait

Tinggalkan komentar