Jalan Beton Baru di Desa Kemamang Bojonegoro, Petani Makin Mudah Distribusikan Hasil Panen
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mempercepat program perbaikan infrastruktur jalan di berbagai desa. Salah satunya di Desa Kemamang, Kecamatan Balen, yang kini tengah memasuki fase pengerjaan jalan beton berkualitas tinggi.
Proyek strategis ini didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2025. Dua lokasi yang menjadi prioritas pembangunan adalah Dukuh Jetis dengan panjang 765,5 meter dan Dukuh Karanglo sepanjang 198 meter.
Kepala Desa Kemamang, Khusnul Kotimah, menjelaskan bahwa dimensi jalan yang dibangun disesuaikan dengan kondisi topografi setempat. Lebar jalan bervariasi antara 4-5 meter, mengikuti kontur tanah dan kebutuhan lalu lintas di masing-masing ruas.
"Kami melakukan penyesuaian desain berdasarkan survei lapangan yang detail. Tujuannya agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga," ungkap Khusnul.
Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang buruk menjadi kendala serius bagi para petani di Desa Kemamang. Distribusi hasil pertanian ke pasar menjadi lebih sulit dan mahal karena akses jalan yang tidak memadai.
"Biaya transportasi yang membengkak otomatis mengurangi margin keuntungan petani. Dengan jalan baru ini, kami berharap harga jual produk pertanian bisa lebih kompetitif," tambah Khusnul, Senin (8/12/2025).
Tidak hanya petani, seluruh warga desa juga merasakan dampak negatif dari infrastruktur jalan yang rusak. Risiko kecelakaan meningkat, terutama saat musim hujan ketika jalan menjadi licin dan berlubang.
Jalan beton yang sedang dibangun ini tidak hanya melayani warga Desa Kemamang. Jalur ini juga akan menjadi rute alternatif yang menghubungkan beberapa desa sekitarnya, seperti Ngadiluhur dan Tabunan, serta kawasan kecamatan di sekitarnya.
"Kami yakin infrastruktur yang lebih baik akan memicu roda perekonomian lokal. Akses yang lancar membuka peluang baru bagi warga untuk mengembangkan usaha," kata Khusnul optimis.
Saat ini, tim konstruksi sedang melakukan pemadatan tanah dasar dan persiapan pengecoran beton. Proses ini sangat penting untuk memastikan daya tahan jalan dalam jangka panjang, terutama untuk menahan beban kendaraan berat seperti truk pengangkut hasil pertanian dan alat berat.
"Kami menggunakan standar konstruksi yang ketat. Jalan ini dirancang untuk menopang beban berat dan tahan lama," jelas Khusnul.
Kepala Desa juga mengimbau seluruh warga untuk terlibat aktif dalam pengawasan pembangunan. Selain itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga dan merawat fasilitas jalan yang telah selesai dibangun.
"Sinergi antara pemerintah desa dan warga adalah kunci keberhasilan. Dengan kerja sama yang baik, infrastruktur ini bisa bertahan puluhan tahun," harap Khusnul.
Salah satu warga Desa Kemamang, Mbah Sadi, mengungkapkan kegembiraannya atas pembangunan jalan baru ini. Menurutnya, perjalanan sehari-hari kini jauh lebih nyaman dan aman dibandingkan sebelumnya.
"Jalan beton ini benar-benar mengubah kualitas hidup kami. Aktivitas sehari-hari jadi lebih mudah dan efisien," ujar Mbah Sadi dengan senyum lebar.
Kapolres Bojonegoro Beri Laptop untuk Daffa, Bocah Jenius asal Dander
1 week ago
Waspada Kekeringan Ekstrem 2026: Pemkab Bojonegoro Siapkan Langkah Mitigasi Strategis
1 week ago
Viral! Daffa Ardian Pratama, Bocah SD Jenius Asal Bojonegoro Terampil Elektronik
1 week ago
Pemkab Bojonegoro Bentuk BRIDA: Jadi Motor Penggerak Kebijakan Berbasis Riset dan Inovasi
1 week ago
💬 Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!