Resmi! M. Choirul Huda Ditetapkan Jadi Dirut Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, Di-support Modal Rp 25 Miliar

144 views ⏱ 3 menit
Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri
Gambar Ilustrasi

Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro semakin serius dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah dengan menyepakati penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang baru, yakni Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bojonegoro Pangan Mandiri.

Dukungan Penuh DPRD Bojonegoro

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Daerah kepada Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri mendapat persetujuan bulat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bojonegoro yang digelar pada awal Mei 2025 lalu. Seluruh fraksi di DPRD memberikan pandangan akhir yang positif dan mendukung penuh pembentukan serta penyertaan modal bagi BUMD baru ini.

Juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Diana Hargianty, S.E., dalam pandangan akhir fraksinya menyebutkan bahwa pendirian Perumda Pangan Mandiri adalah langkah strategis. BUMD ini tidak hanya diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan petani Bojonegoro, namun juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penyertaan Modal Rp 25 Miliar

Sebagai wujud komitmen, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan dana penyertaan modal yang cukup besar. Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memaparkan bahwa pemerintah daerah akan menyetorkan modal dasar senilai Rp 25.058.718.227 (sekitar Rp 25 miliar).

Dalam nota penjelasannya kepada dewan, Wabup Nurul menjelaskan bahwa dana ini akan disetorkan secara bertahap. Sebagian modal akan dikucurkan pada tahap awal, sementara sisanya akan disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro. Penyertaan modal ini juga merupakan bentuk implementasi "Asta Cita" pemerintah pusat terkait kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

M. Choirul Huda Resmi Ditetapkan sebagai Direktur Utama

Setelah melalui proses seleksi yang panjang dan sempat tertunda hampir dua tahun, Pemkab Bojonegoro akhirnya resmi menetapkan sosok yang akan menahkodai perusahaan pangan pelat merah ini. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, secara resmi mengangkat Mochamad Choirul Huda (akrab disapa M. Choirul Huda) sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri.

Penetapan M. Choirul Huda ini dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah (Setda) Bojonegoro, Laela Nor Aeny, pada Selasa (17/3/2026).

"Iya benar. Mas M. Choirul Huda ditetapkan sebagai Dirut Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri," ujar Aeny.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Bojonegoro tentang pengangkatan Dirut tersebut dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, kepada M. Choirul Huda.

Dengan ditetapkannya direktur utama definitif ini, diharapkan Perumda Pangan Mandiri dapat segera beroperasi maksimal, mencapai target ketahanan pangan lokal di tahun-tahun mendatang, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat petani di Bojonegoro.

Fokus Stabilisasi Harga Pangan

Pembentukan Perumda Pangan Mandiri muncul sebagai respons Pemkab Bojonegoro untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok, terutama produk pertanian lokal. Selama tahapan pendirian BUMD ini, Pemkab melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus menggelar Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di berbagai kecamatan.

Dengan hadirnya Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, masyarakat menaruh harapan besar agar potensi pertanian Bojonegoro makin terkelola secara modern, menyerap hasil panen petani lokal dengan harga wajar, serta memastikan pasokan pangan tetap stabil menjelang masa-masa krusial seperti Ramadan dan Idulfitri.

Bagikan

Artikel Terkait

💬 Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!